"save the stone save the world"... [edit]

ketika kita sudah nyaman dengan lagu dari radio yang terpasang,
ketika kita sudah nyaman dengan udara dingin dari AC yang menyejukan udara pagi yang teriknya bisa membuat mata memicing,
dan seketika itu pula..,
sebuah batu yang cukup besar meng-geliding ke arah ku...

batu itu tidak menggangguku dan tidak juga mengganggu motor yang melintas di sekitarnya...,
setidaknya dia tidak mengganggu untuk saat ini..

lagi...
dan lagi2 kebingung-an pun terjadi..
dan persis seperti salah satu kutipan yang dikatakan di novel orang bule itu ...
"i detested Forks"... grrr..

bingung!
yak binggung gak boong, sungguh!
untuk ke-sekian kalinya otak dan perasaan ini marger menjadi satu dan dengan sukses mengeluarkan notulen dengan huruf besar bertuliskan: ke-bi-ngung-an!
lengkap dengan hardcover dan tanda tangan dari beberapa saraf penting pendukung..

bingung!,
antara turun meninggalkan kenyamanan yang ada, dengan hanya bermodal nyeker dan cengdem di kepala, lalu memindahkan batu itu ke tempat yang semestinya agar tidak membahayakan orang lain..

atau....

tetap menikmati indahnya dunia dan tetap berdoa agar batu tersebut tidak melukai orang lain dan juga melukai si timun

huh..

berkali2 ku lihat kaca blakangku, adakah motor yang menyalip dan mencoba merusak rencanaku menghampiri si batu dan menyelamatkan dunia... "save the stone save the world"... halaah...

dan berkali2 pula aku mencoba berdiri melihat lampu merah di ujung jalan,
si-pembuat kemacetan gila parah tak tertahankan ini akankah berubah atau
tetap akan terus merah...

"DAM YOU traffic light"
just give me a litle bit time to blink..
graaa...

hai lampu merah!!...
dengan segenap kekuatan yang kumiliki!..
kuperintahkan kau untuk tetap merah!...
sekarang!...

ku hentakan kaki ini tiga kali,

semua tenaga yang terkumpul dari indomi, supermin dan juga bakmi, berkumpul dikaki dan ku hempaskan langsung ke bumi...

tetap dan teruslah merah.. wahai lampu merah....
agar mata ini bisa terpejam lebih lama,
lebih lama mengumpulkan kekuatan agar hati ini yakin!,
bahwa persekutuan jahat antara otak dan perasaan dapat di hancurkan...
dihancurkan sampai ke akar2nya...

HA!...
tapi apa bisa di kata...
lampu merah tetaplah lampu merah...
motor di blakang tetaplah akan jalan ber-arak2-kan...

dan gw pun harus sampai kantor jam delapan...

hahahahhaa..


*sampe kantor jam 8 gung?
enggak! sampe jam 8:30 huehuhehe
dan masih menyesal itu batu ngapa gak gw pindahin yak!..huheuhhee..
suram ^^


[edit]
setelah di baca dan di pikir ulang,
tenyata gw gak bisa menyelamatkan dunia,
so save the stone first...

No comments:

Popular Posts